Ketua Komisi B DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Fraksi Gerindra, Firmina Tallulembang gelontorkan anggaran Rp 12 miliar untuk pengadaan pupuk di Tana Toraja dan Toraja Utara tahun anggaran 2023.
Menurutnya, kondisi geografis dua kabupaten daerah pegunungan ini sangat mendukung untuk program pertanian, sehingga petani harus didukung dari segala aspek.
Legislator Gerindra ini mengungkapkan, bangkitnya produksi pertanian Toraja akan berdampak besar bagi kebangkitan ekonomi masyarakat usai dilanda pandemi.
“Tahun ini kita sementara mengurus bantuan pupuk di Dinas Pertanian Sulsel untuk Tana Toraja dan Toraja Utara. Mudah-mudahan secepatnya terealisasi,” ujarnya, Minggu (19/03/2023).
Selain bantuan pupuk, Firmina mendorong petani Toraja menyediakan alat mesin pertanian (Alsintan).
Ia menyebutkan, kualitas hasil bumi Toraja mampu bersaing di pasaran dunia.
Bahkan beberapa produknya sudah terkenal di pasaran Eropa seperti kopi dan cabai khas Toraja yakni Katokkon.
“Tentunya tidak sekedar disediakan pupuk karena ada banyak hal yang mempengaruhi produksi pertanian. Karena itu kita support dengan menyediakan alsintan untuk menggarap lahan yang subur ini,” ujarnya.
Sebelumnya, politisi Gerindra Daerah Pemilihan (Dapil) 10 ini telah menyumbang 50 paket untuk pembangunan infrastuktur yang mencakup pertanian, pariwisata, dan peternakan.
Bantuan itu terealisasi dari dana aspirasi sebesar Rp 4 miliar, ditopang perjuangan bersama anggota fraksi serta Komisi B.
“Setiap tahun ada 50 paket untuk Tana Toraja dan Toraja Utara yang kita berikan, seperti jalan tani, irigasi, alsintan dan bibit ternak, pupuk dan lainnya,” ujarnya.
“Kalau dana aspirasi hanya Rp 4 miliar. Sementara ada 40 kecamatan di dua kabupaten, kalau saya bagi paling cuma dapat Rp 100 juta. Kenapa bisa sampai 50 paket karena kita bersinegi dengan teman-teman dari komisi dan fraksi,” pungkasnya.