Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Banjarnegara resmi menempati kantor baru yang berlokasi di Kelurahan Parakancanggah, Kecamatan Banjarnegara, Senin (7/7/2025).
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dihadiri jajaran pengurus DPC, Ketua DPRD Banjarnegara, perwakilan organisasi sayap partai seperti Tani Merdeka Indonesia dan Papera, serta para pengurus PAC.
Ketua DPC Partai Gerindra Banjarnegara, H. Achmad Sriyadi, menyampaikan rasa syukur atas berdirinya kantor permanen tersebut. Ia menegaskan bahwa kantor ini bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi simbol perjuangan politik dan kemandirian partai.
“Ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kemandirian dan keseriusan kami dalam berjuang bersama rakyat, sesuai instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto,” ujarnya.
Sriyadi menambahkan, kantor ini dibangun dengan semangat gotong royong dan akan menjadi ruang terbuka untuk menyerap aspirasi rakyat dan menyusun strategi perjuangan politik secara konstitusional.
“Kita ingin kantor ini hidup dipenuhi diskusi yang mencerahkan, konsolidasi yang memperkuat, dan pelayanan yang membahagiakan masyarakat,” tegasnya.
Sekretaris DPC, H. Agus Sutriyanto, SE, menambahkan bahwa keberadaan kantor baru ini menandai awal penguatan struktur organisasi yang lebih profesional.
“Perjuangan membangun kantor sendiri bukan hal mudah. Tapi ini baru langkah awal. Ke depan, kita harus lebih hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Agus juga menekankan bahwa kantor partai harus menjadi tempat merumuskan solusi bagi permasalahan rakyat, bukan sekadar pusat strategi politik. Ia mendorong PAC dan organisasi sayap lebih aktif dalam kegiatan kaderisasi, advokasi, dan pelayanan publik.
Sementara itu, Ketua DPRD Banjarnegara, Anas Hidayat, SE, mengapresiasi pencapaian ini sebagai bukti kematangan organisasi.
“Ini bukan sekadar gedung, tapi refleksi dari komitmen politik. Kami berharap Gerindra terus bersinergi dengan partai-partai lain seperti saat berkoalisi di Pilpres dan Pilkada 2024,” ujarnya.
Ia juga berharap kantor ini benar-benar menjadi rumah rakyat, bukan sekadar simbol elite.
“Kader Gerindra harus semakin aktif memperjuangkan kepentingan rakyat, baik di legislatif maupun di lapangan,” pungkasnya.