Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, mengapresiasi kebijakan pemerintah yang memberikan diskon tarif transportasi sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi semester II tahun 2026. Menurutnya, program tersebut akan mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian di berbagai daerah.

“Diskon tarif transportasi yang menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi semester II tahun 2026 merupakan langkah baik yang dilakukan Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Tentunya kebijakan ini patut diapresiasi,” ujar Andi Iwan, Kamis (25/6/2026).

Program diskon tarif transportasi merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi senilai Rp26,34 triliun yang disiapkan pemerintah untuk menjaga aktivitas ekonomi domestik. Khusus sektor transportasi, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,54 triliun untuk memberikan potongan harga hingga 30 persen pada layanan kereta api, kapal laut, dan pesawat.

Kebijakan tersebut diberlakukan secara bertahap mulai Juli 2026, mencakup periode libur sekolah hingga libur Natal dan Tahun Baru.

Menurut Andi Iwan, biaya transportasi yang lebih terjangkau akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian karena mampu mendorong sektor pariwisata, perdagangan, UMKM, serta aktivitas ekonomi lokal.

“Mobilitas yang lebih terjangkau akan mendorong pergerakan sektor pariwisata, perdagangan daerah, UMKM, serta aktivitas ekonomi lokal yang selama ini bergantung pada arus kunjungan masyarakat,” katanya.

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu juga menilai kebijakan tersebut dapat membantu menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok menengah yang masih menghadapi tekanan biaya hidup.

“Ketika masyarakat tetap memiliki dana untuk melakukan perjalanan, berwisata, atau mengunjungi keluarga di daerah lain, maka aktivitas ekonomi di berbagai sektor ikut bergerak,” lanjutnya.

Selain memberikan dampak jangka pendek, Andi Iwan berharap momentum stimulus dimanfaatkan pemerintah untuk memperbaiki sistem transportasi nasional, termasuk meningkatkan efisiensi biaya logistik dan memperkuat konektivitas antardaerah secara berkelanjutan.

Di akhir keterangannya, ia mengingatkan seluruh operator transportasi agar tetap menjaga kualitas layanan, serta mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan penumpang selama program diskon berlangsung.

“Perhatikan juga unsur keamanan dan kenyamanan pelayanan transportasi demi menjaga keselamatan masyarakat yang bepergian,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp