Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Gerindra, Ade Rezki Pratama, mengajak masyarakat Kota Pariaman, Sumatera Barat, untuk menggencarkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai langkah efektif menekan kasus demam berdarah dengue (DBD).
“Pencegahan adalah kunci utama dalam menghadapi ancaman DBD dan penyakit lain yang ditularkan oleh nyamuk. Jangan menunggu ada korban, gerakan 3M Plus harus menjadi kebiasaan sehari-hari,” kata Ade Rezki melalui konferensi video saat Sosialisasi Germas Pencegahan dan Pengendalian DBD dan Arbovirosis di Pariaman, Selasa (30/9/2025).
Ia menekankan kondisi cuaca yang tidak menentu meningkatkan potensi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, sehingga kewaspadaan dini di tingkat keluarga dan lingkungan harus menjadi garda terdepan. Sebagai anggota Komisi IX, ia juga mendorong pemerintah pusat maupun daerah untuk terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Epidemiolog Kesehatan Ahli Madya Kemenkes RI, dr. Iriani Samad, turut mengingatkan warga agar menutup dan rutin menguras tempat penampungan air minimal sekali seminggu, serta membersihkan benda-benda yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Nazifah, menuturkan pihaknya rutin menggelar sosialisasi dan gotong royong PSN. Ia mengingatkan fogging bukan solusi utama karena hanya membunuh nyamuk dewasa, tetapi tidak memusnahkan jentik nyamuk.
“Kasus DBD di Pariaman dalam dua tahun terakhir bahkan sempat mengalami kejadian luar biasa karena adanya korban meninggal. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat penting dalam memutus rantai penularan,” ujarnya.