Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid

Komisi VIII DPR RI terus mengawal berbagai program pemerintah yang ditujukan untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan pondok pesantren. Salah satunya melalui pengawasan terhadap penyaluran bantuan Kementerian Agama kepada pesantren di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Jawa Tengah.

Dalam rangkaian Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI di Jawa Tengah, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid turut menyaksikan penyaluran bantuan Kementerian Agama kepada sejumlah pondok pesantren, di antaranya Pondok Pesantren Fadlul Wahid Ngangkruk di Kabupaten Grobogan dan Pondok Pesantren Al-Hasyimi Salakbrojo di Kabupaten Pekalongan. Masing-masing pesantren menerima bantuan sebesar Rp50 juta.

Abdul Wachid mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung keberlangsungan dan peningkatan kualitas pendidikan pesantren yang selama ini berperan penting dalam membentuk generasi berakhlak dan berdaya saing.

“Komisi VIII DPR RI akan terus mengawal agar berbagai program dan bantuan pemerintah bagi pesantren berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan lembaga pendidikan keagamaan,” ujarnya usai memimpin agenda di Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, Semarang, Rabu (24/6/2026).

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, dukungan pemerintah terhadap pesantren perlu terus diperkuat, baik melalui kebijakan, program pembinaan, maupun dukungan anggaran.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi VIII DPR RI juga menyerap berbagai aspirasi dari pengelola madrasah dan pondok pesantren terkait tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan keagamaan. Aspirasi tersebut akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat kerja bersama Kementerian Agama.

Abdul Wachid menambahkan, Komisi VIII DPR RI juga terus mendorong penguatan kelembagaan pesantren, termasuk melalui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama.

“Kami ingin memastikan pesantren mendapatkan perhatian yang memadai dari negara. Berbagai masukan yang kami terima dari lapangan akan kami tindak lanjuti dalam pembahasan bersama pemerintah agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan pesantren,” katanya.

Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan pesantren kepada masyarakat.

“Pesantren telah memberikan kontribusi besar dalam pembangunan bangsa. Sudah sepatutnya kita bersama-sama mendukung penguatan pesantren agar semakin maju dan mampu menjawab tantangan zaman,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp