Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, melalui Tim Sahabat Bahtra menyalurkan bantuan beras kepada tiga pondok pesantren tahfiz Al-Qur’an di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Bantuan tersebut disalurkan ke Pondok Pesantren Al Falah di Desa Puubunga, Kecamatan Baula; Pondok Pesantren Anas Habibi di Desa Palambua, Kecamatan Pomalaa; serta Pondok Pesantren Hidayatullah di Desa Watalara, Kecamatan Baula.
Bahtra mengatakan, pondok pesantren tahfiz memiliki peran penting dalam membentuk generasi Qurani yang tidak hanya memiliki pemahaman keagamaan, tetapi juga karakter, kedisiplinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Menurutnya, dukungan terhadap kebutuhan para santri perlu terus diperkuat agar proses pendidikan dan pembinaan di pesantren berjalan optimal. Bantuan beras diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi santri sehingga mereka bisa lebih fokus menghafal dan mempelajari Al-Qur’an.
“Pesantren telah menjadi benteng pembinaan karakter sekaligus tempat lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memberikan perhatian dan dukungan agar para santri dapat belajar dengan lebih baik,” ujar Bahtra, Jumat (7/8/2026).
Bahtra menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program Bahtra Peduli yang dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara.
Melalui program Jumat Berkah, Tim Sahabat Bahtra rutin menyalurkan bantuan berupa beras dan paket sembako setiap Jumat kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk lembaga pendidikan keagamaan seperti pondok pesantren tahfiz.
Selain itu, Bahtra Peduli juga mencakup berbagai kegiatan sosial, seperti bantuan bedah rumah, fasilitasi Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan rumah ibadah, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
Legislator Gerindra itu menegaskan, berbagai program tersebut akan terus dijalankan sebagai bentuk komitmen untuk hadir dan membantu masyarakat secara langsung.
“Kami ingin Bahtra Peduli menjadi gerakan yang terus membawa manfaat dan keberkahan. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan para santri dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus menghafal Al-Qur’an, sekaligus memperkuat semangat berbagi dan gotong royong di Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.