Pertemuan Komisi I DPR RI dengan Menteri Luar Negeri Kroasia beserta delegasi menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Kroasia di berbagai sektor strategis, mulai dari pertahanan hingga energi terbarukan. Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyebut kunjungan tersebut mencerminkan semakin kuatnya posisi Indonesia di mata dunia.
“Kami merasa terhormat menerima kunjungan kerja dari Menteri Luar Negeri Kroasia bersama delegasi dan Duta Besar Kroasia untuk Indonesia. Dalam waktu singkat, pembicaraan berlangsung padat dan strategis, membahas hal-hal mendasar dalam hubungan bilateral kedua negara,” ujar Budisatrio usai pertemuan di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan, Menteri Luar Negeri Kroasia menyampaikan komitmen untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia di berbagai bidang potensial, seperti pertahanan, pertanian, pertukaran tenaga kerja, transisi menuju energi terbarukan, dan logistik.
“Kami dari Komisi I maupun GKSB Indonesia–Kroasia menyambut baik rencana tersebut,” ucapnya.
Selain itu, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di sektor pariwisata, investasi, dan pengembangan ekosistem halal untuk memperluas akses produk Indonesia ke pasar Eropa.
“Beberapa kerja sama bahkan sudah siap ditandatangani, termasuk dalam pengembangan produk halal yang berpotensi masuk ke pasar Eropa. Ini peluang besar bagi kedua negara,” tambahnya.
Budisatrio menilai Kroasia memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk ke kawasan Eropa, baik secara geografis maupun logistik.
“Hubungan ekonomi dan diplomatik yang lebih erat akan menjadi langkah penting bagi Indonesia dalam memperluas jaringan kerja sama di kawasan Eropa. Kami berharap pertemuan ini menjadi tonggak sejarah baru bagi hubungan Indonesia–Kroasia,” pungkasnya.