Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif sejumlah pemerintah daerah (Pemda) di Indonesia dalam membangun dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, keberadaan dapur MBG tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian daerah.

“Pendirian dapur MBG akan membuka berbagai peluang ekonomi, termasuk penciptaan lapangan kerja baru dan pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penyedia bahan pangan,” ujar Nuroji dalam kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis bersama Badan Gizi Nasional, Sabtu (17/5/2025).

Ia menilai, keterlibatan UMKM sebagai mitra penyedia bahan pangan untuk dapur MBG akan turut mendorong pertumbuhan usaha lokal. Selain itu, operasionalisasi dapur MBG membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah tertentu, sehingga bisa menjadi sumber penghidupan baru bagi masyarakat sekitar.

“Karena banyak manfaat ekonomi yang bisa diperoleh, tentu saya sangat mendukung Pemda untuk aktif mendirikan dapur MBG di wilayahnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Nuroji menekankan bahwa sebagian besar Pemda memiliki kemampuan dan sumber daya yang cukup untuk membangun dapur MBG, salah satunya melalui pemanfaatan aset tanah yang dimiliki.

“Tanah menjadi salah satu komponen penting dalam pembangunan dapur, dan saat ini harga tanah sudah sangat mahal. Namun banyak Pemda yang memiliki aset lahan yang dapat dimanfaatkan secara optimal,” jelasnya.

Ia pun berharap keterlibatan aktif Pemda dapat mempercepat realisasi target nasional pendirian dapur MBG, yang ditetapkan sebanyak 30.000 unit hingga akhir tahun 2025.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp