Search
Close this search box.

Prabowo Subianto Ingatkan China dan As Soal Kebijaksanaan sebagai Bangsa Besar Dunia

Presiden Indonesia terpilih periode 2024-2029 terbang ke negara tetangga Singapura untuk menjadi pembicara di acara IISS Shangri-La Dialogue 2024.

Dalam sambutannya, Ketua Umum partai Gerindra ini menegaskan kepada pemimpin peradaban besar Tiongkok dan juga AS agar mengingat tanggung jawab kepemimpinan mereka secara global. Mengingat hal itu, maka pentingnya kebijaksanaan terutama bagi China dan AS yang tengah bersaing.

“Kami menyerukan kepada semua pemimpin peradaban besar Tiongkok serta para pemimpin Amerika Serikat yang juga mewakili peradaban besar Barat untuk memikul tanggung jawab besar peran kepemimpinan mereka secara global.

Negara-negara di dunia ini bergantung dan mengandalkan, serta menuntut kearifan dan manfaat dari negara-negara besar itu,” ujar Prabowo pada Shangri-La Dialogue, Singapura, Sabtu (1/6/2024).

Prabowo meyakini, dengan bekerja sama dan kolaborasi yang baik dengan kekuatan besar maka beriringan dengan tanggung jawab dalam mencapai kebaikan bersama umat manusia.

“Kamu yakin dapat bekerja sama, dapat berkolaborasi dalam mencapai kebaikan bersama umat manusia. Dengan kekuatan besar datang pula tanggung jawab, ilmu pengetahuan dan teknologi memberi kita kesempatan untuk meningkatkan penghidupan masyarakat kita,” lanjut Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Prabowo juga menambahkan, kebijaksanaan menjadi hal utama dalam mengambil suatu keputusan penting. Tanpa kebijaksanaan yang diiringi dengan niat baik, ilmu pengetahuan dan teknologi maka bisa menjadi timbul suatu masalah bagi dunia dan negara tersebut.

“Namun, tanpa kebijaksanaan, tanpa niat baik, ilmu pengetahuan dan teknologi juga dapat dengan cepat membawa bencana bagi dunia kita,” tambah Prabowo.

Untuk itu, rasa nasionalisme perlu hadir dengan diimbangi rasa kemanusiaan serta patriotisme yang diimbangi kebijaksanaan serta saling menghormati sebagai bekal untuk bekerja sama menuju kebijaksanaan.

“Nasionalisme harus diimbangi dengan kemanusiaan. Patriotisme harus diimbangi dengan kebijaksanaan. Dan menghormati semua nilai, mari kita bekerja demi kebaikan bersama,” tutup Ketum partai Gerindra.

Facebook
Twitter
WhatsApp