Search
Close this search box.

Andre Rosiade Apresiasi Kesiapan Pelni Hadapi Arus Mudik Lebaran

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengapresiasi kesiapan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni dalam menghadapi lonjakan arus mudik lebaran 2023. Pelni telah menyiapkan 68 kapal untuk melayani kebutuhan mudik masyarakat.

“Saya mengapresiasi berbagai persiapan yang dilakukan jajaran manajemen Pelni dalam menyambut momen mudik lebaran 2023. Semoga proyeksi lonjakan penumpang pengguna kapal laut dapat diantisipasi oleh Pelni,” kata Andre, Rabu (05/04/2023).

Dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR RI dengan BUMN transportasi di Gedung DPR, Senayan pada Senin (3/4), Andre mengungkapkan 26 kapal dari total 68 kapal tersebut adalah kapal penumpang atau kapal besar Pelni. Sedangkan 42 kapal lainnya merupakan kapal perintis.

Sebanyak 26 kapal penumpang memiliki total kapasitas 32.447 tempat duduk dan menyinggahi 71 pelabuhan. Sedangkan 42 kapal utama memiliki total kapasitas 16.092 tempat duduk dengan menyinggahi 273 pelabuhan.

Dalam mempersiapkan kesiapan armada, jelas Andre, Pelni juga melakukan docking terhadap 68 kapal yang akan melayani masyarakat pada periode Lebaran 2023. Ia meminta agar Pelni memastikan seluruh kapal telah selesai docking pada 7 April sebelum memasuki masa puncak mudik Lebaran

“Saya berharap seluruh armada yang disiagakan oleh Pelni di seluruh perairan Indonesia dalam kondisi prima dan siap melayani masyarakat dengan baik selama masa arus mudik lebaran 2023,” tegas Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat itu.

Lebih lanjut, Andre mengungkapkan langkah strategis lain yang diambil Pelni di Lebaran kali ini, yakni penyesuaian rute dan jadwal kapal. Penyesuaian rute dilakukan untuk mengurangi trayek atau penambahan trayek.

Selain itu, Pelni juga memberi kemudahan pembelian tiket secara daring. Tiket bisa diakses masyarakat melalui laman Pelni, contact center, aplikasi di ponsel, mini market, dan kanal online.

“Penyesuaian rute dan pembelian tiket secara daring ini penting dilakukan khususnya untuk mengantisipasi ruas-ruas padat di mana jumlah penumpang pada saat masa lebaran H-15 sampai H+15 terjadi lonjakan jumlah penumpang yang cukup signifikan,” ujarnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp