Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro

Anggota Komisi IV DPR RI, Darori Wonodipuro, menekankan pentingnya menjaga tutupan hutan di Jawa Barat sebagai upaya mencegah bencana hidrometeorologi, termasuk banjir yang kerap melanda wilayah hilir seperti Jakarta. Menurutnya, berkurangnya kawasan hutan telah menurunkan kemampuan lingkungan dalam menyerap dan menahan air hujan.

Hal tersebut disampaikan Darori usai mengikuti Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR RI di Bogor, Jawa Barat, Rabu (24/6/2026).

“Kita membicarakan fakta yang terjadi. Kenapa Jakarta banjir? Salah satu penyebabnya karena tutupan hutan di Jawa Barat kini kurang dari 20 persen,” ujarnya.

Politisi Fraksi Partai Gerindra itu menjelaskan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tutupan hutan ideal di suatu wilayah sedikitnya mencapai 30 persen. Keberadaan hutan berperan penting menjaga keseimbangan tata air dengan menyerap air hujan dan mengurangi limpasan permukaan.

“Berdasarkan penelitian, minimal harus 30 persen tutupan hutan. Kalau ada hutan, saat hujan sekitar 50 persen air dapat diserap oleh vegetasi dan tanah, sedangkan sisanya mengalir ke sungai,” jelasnya.

Darori menambahkan, kondisi tersebut diperparah oleh banyaknya sungai yang mengalami pendangkalan sehingga kapasitas tampung air terus menurun. Akibatnya, ketika curah hujan tinggi, sungai tidak mampu menampung debit air secara optimal dan meningkatkan risiko banjir.

Karena itu, ia mendorong pemerintah memperkuat perlindungan kawasan hutan serta mengendalikan alih fungsi lahan agar fungsi ekologis daerah tangkapan air tetap terjaga.

Menurutnya, keberhasilan menjaga kawasan hutan tidak hanya berdampak bagi wilayah setempat, tetapi juga bagi daerah lain yang berada dalam satu kesatuan daerah aliran sungai, sehingga dapat mengurangi risiko bencana dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp