Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Perum Bulog di Bogor (28/4/2026) dan Cianjur (29/4/2026) guna memastikan ketersediaan stok beras serta kualitas komoditas pangan tetap terjaga.
Dalam kunjungannya, Endang menekankan bahwa pengawasan langsung terhadap gudang-gudang Bulog sangat krusial, terutama di tengah fluktuasi harga pangan serta tantangan global dan iklim yang terus mempengaruhi sektor pangan.
Selama sidak berlangsung, Endang memeriksa secara detail kondisi fisik gudang, stok beras yang tersimpan, serta komoditas pangan lainnya. Ia menegaskan bahwa Bulog tidak hanya bertanggung jawab menjaga kuantitas, tetapi juga kualitas beras yang disalurkan, baik melalui program bantuan pangan maupun skema Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Hasil sidak menunjukkan stok beras di Bogor mencapai sekitar 10 ribu ton, sementara di Cianjur sekitar 21 ribu ton.
“Kita ingin memastikan bahwa Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) dikelola dengan standar yang baik dan stoknya mencukupi untuk masyarakat, sehingga tidak ada kekhawatiran di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Endang juga memberikan apresiasi kepada pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Perum Bulog atas kinerja yang dinilai optimal, sehingga Indonesia mampu mencapai swasembada pangan dengan stok beras mencapai 5,1 juta ton. Capaian ini disebut sebagai prestasi yang membanggakan.
Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, Endang juga mendorong peningkatan serapan gabah petani, percepatan distribusi bantuan, perawatan gudang, serta transparansi data stok. Sidak ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.