Anggota Komisi IX DPR RI, Sri Meliyana menilai bahwa target pemerintah untuk menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen dalam kurun waktu lima tahun hingga 2024 sulit untuk tercapai. Meski pemerintah telah melakukan berbagai upaya, seperti gerakan serentak pencegahan stunting, prevalensi stunting baru berhasil turun menjadi 21,5 persen, yaitu penurunan sebesar 2,9 persen.

“Saya menilai bahwa target penurunan stunting hingga 14 persen yang dicanangkan pemerintah tidak mungkin tercapai. Berdasarkan amatan kami di daerah pemilihan masing-masing, masih banyak penanganan yang diperlukan terkait kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” ungkap Sri Meliyana, Jumat (13/9/2024).

Srikandi Gerindra ini menjelaskan bahwa di Kota Makassar, yang terdiri dari 27 kabupaten/kota, terdapat 13 wilayah yang mengalami penurunan angka stunting, sementara 11 wilayah lainnya mengalami kenaikan.

“Dari sini bisa disimpulkan bahwa stunting bukanlah masalah yang bisa diatasi secara instan. Ketika ada upaya penurunan, angkanya bisa turun, namun jika lengah, angka yang sudah turun pun bisa meningkat lagi,” katanya.

Sri Meliyana menegaskan pentingnya fokus pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting hingga 14 persen. Dia menyebutkan perlunya kerja sama yang solid antara kementerian, lembaga, dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), serta peran aktif Kementerian Kesehatan dalam memberikan sosialisasi dan penanganan yang efektif.

“Pemerintah harus tetap fokus dan melakukan segala upaya untuk mencapai target penurunan stunting. Ini bukan tugas yang mudah; kita memerlukan kerjasama antar pihak terkait untuk terus memberikan himbauan kepada masyarakat dan memastikan implementasi program berjalan dengan baik,” jelasnya.

“Jika dalam lima tahun terakhir pemerintah belum mampu mencapai target 14 persen, hanya berhasil menurunkan angka stunting dari 36 persen menjadi 21 persen, kami berharap pemerintahan baru dapat lebih fokus dan efektif dalam mencapai target yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp