Anggota Komisi I DPR RI, Imron Amin, menyambut positif kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TNI Angkatan Darat (TNI AD) ke Madura. Ia menilai kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi pembangunan di wilayah Madura.
Tim Wasev TNI AD yang dipimpin Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (Aster Kasad) Mayjen TNI Rachmad Zulkarnaen melakukan kunjungan di Kabupaten Bangkalan untuk meninjau pelaksanaan Program Karya Bakti TNI.
Sejumlah program pembangunan dan pelayanan masyarakat turut menjadi sasaran peninjauan, mulai dari pembangunan jembatan dan sarana air, rehabilitasi sekolah dan rumah ibadah, pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), perbaikan akses jalan, hingga pelayanan kesehatan.
Imron menilai keterlibatan TNI AD dalam mendukung pembangunan di tengah masyarakat merupakan langkah positif yang perlu terus diperkuat. Terlebih, program tersebut dilaksanakan dengan semangat gotong royong melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
“Ini tentu menjadi hal yang positif. Dengan adanya kunjungan Tim Wasev TNI AD, kita berharap potensi dan kondisi Madura bisa dilihat secara langsung,” ujar Imron Amin, Jumat (21/8/2026).
Menurut Legislator Gerindra asal Madura tersebut, Madura memiliki potensi strategis yang besar sehingga membutuhkan perhatian serta kebijakan pembangunan yang tepat, terarah, dan berkelanjutan.
Karena itu, ia mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, DPR, dan masyarakat agar berbagai program pembangunan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Imron menegaskan pembangunan Madura tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan konektivitas antar wilayah, serta penciptaan peluang ekonomi baru.
“Pembangunan Madura membutuhkan keterlibatan dan sinergi berbagai pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, DPR, serta masyarakat harus memiliki komitmen yang sama agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara efektif,” katanya.
Ia berharap hasil pengawasan dan evaluasi TNI AD dapat memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai kebutuhan masyarakat Madura. Dengan demikian, perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan ke depan dapat semakin tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Pimpinan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu juga menekankan agar seluruh program pembangunan di Madura menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.
Menurutnya, pembangunan tidak sekadar menghasilkan sarana dan prasarana fisik, tetapi juga harus berdampak pada peningkatan kesejahteraan serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kunjungan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Madura memiliki potensi besar, sehingga perlu didorong dengan program-program yang tepat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ketua DPC Partai Gerindra Bangkalan tersebut menyatakan akan terus mendukung berbagai upaya untuk memperkuat pemerataan pembangunan di Madura. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar potensi daerah dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kita tentu Madura semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan potensi yang ada bisa dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat,” pungkas Imron Amin.