Suasana haru dan bangga dirasakan para penerima manfaat program pemerintah yang mendapat kesempatan hadir langsung di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/08/2026). Mereka datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.
Bagi Kristina Beno, siswi kelas VI SD asal Kabupaten Merauke, Papua Selatan, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sebagai penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kristina mengaku senang sekaligus bangga dapat bertemu dan menyaksikan langsung Presiden Prabowo.
“Senang, bangga, terharu,” ucap Kristina.
Sebagai anak dari keluarga petani, Kristina merasakan langsung manfaat MBG dalam mendukung kebutuhan gizi dan aktivitas belajarnya.
“Terima kasih Bapak Presiden, berkat program Bapak tentang MBG, jadi nggak lapar lagi,” ujar Kristina. Ia berharap program tersebut terus dilanjutkan. “Mau sampaikan MBG-nya jangan dihentikan,” lanjutnya.
Kisah serupa disampaikan Citra dari Makassar, Sulawesi Selatan, penerima manfaat Program Sekolah Rakyat (SR). Citra sebelumnya sempat menghadapi risiko putus sekolah karena harus membantu ibunya berdagang.
Melalui Sekolah Rakyat, Citra dapat kembali belajar dengan nyaman sekaligus mengembangkan prestasinya. Ia bahkan berhasil meraih juara dua karate tingkat kabupaten.
“Terima kasih Bapak Presiden karena saya bisa bersekolah di Sekolah Rakyat dengan nyaman. Dan makan MBG tiga kali sehari,” kata Citra.
Sementara itu, Susanah dari Bogor, Jawa Barat, hadir sebagai penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako. Bagi ibu tiga anak tersebut, kesempatan bertemu langsung dengan Presiden menjadi pengalaman yang membahagiakan.
“Alhamdulillah, perasaannya masih kayak mimpi. Deg-degan, ketemu sama Pak Presiden langsung, ngelihat depan mata, biasa cuma ngelihat di TV,” tuturnya.
Di tengah pendapatan keluarga yang tidak menentu, Susanah juga mencari penghasilan tambahan dengan menjahit kain majun dan menjadi petugas MBG. Menurutnya, bantuan PKH sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan pendidikan anak-anaknya.
“Terima kasih sudah ngadain program PKH, bansos, membantu anak sekolah. Saya punya anak sekolah sampai tiga,” ujar Susanah.
Ia berharap berbagai program pemerintah terus berjalan dan semakin tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
Dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Margarelitha Rohi juga merasakan kebahagiaan serupa. Penyandang disabilitas tersebut mengaku tak menyangka mendapat kesempatan hadir langsung menyaksikan Sidang Tahunan MPR.
“Rasanya senang sekali. Dari sekian banyak orang, nggak menyangka aku bisa dipilih ke sini oleh Bapak Presiden. Jadi nggak di TV-TV saja, bisa langsung lihat dengan mata kepala sendiri,” ujarnya.
Margarelitha berharap perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas terus diperkuat.
“Harapannya ke depan buat Bapak Presiden jangan bosan-bosan buat membagi berkat dari Bapak Presiden buat difabel,” tuturnya.
Kisah Kristina, Citra, Susanah, dan Margarelitha menjadi gambaran bagaimana berbagai program pemerintah dirasakan masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi, akses pendidikan, perlindungan sosial, hingga perhatian bagi penyandang disabilitas. Kehadiran mereka di Sidang Tahunan MPR juga menjadi pengalaman berharga sekaligus menyampaikan harapan agar manfaat program pemerintah terus diperluas dan dirasakan masyarakat di seluruh Indonesia.