Komisi XII DPR RI mengapresiasi kinerja Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia, Rosan Roeslani, dalam menjaga iklim investasi nasional guna mendorong pemerataan pembangunan ekonomi di berbagai daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, yang menilai target investasi nasional tahun 2026 sebesar Rp2.175 triliun sangat strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga kisaran 6–7 persen.
Rokhmat optimistis target tersebut dapat tercapai seiring konsistensi kepemimpinan Menteri Investasi dalam menjaga kepercayaan investor serta membangun hubungan kerja sama lintas negara. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (3/2/2026).
“Komisi XII memberikan apresiasi sekaligus mendorong agar target investasi 2026 dapat tercapai. Manfaatnya sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan bangsa dan negara,” ujar Rokhmat.
Menurutnya, kinerja investasi nasional selama ini menunjukkan tren positif. Realisasi investasi tidak hanya melampaui target, tetapi juga mampu menyerap sekitar 2,7 juta tenaga kerja.
Selain itu, sebaran investasi tidak lagi terpusat di Jakarta atau Pulau Jawa, melainkan telah menjangkau berbagai wilayah seperti Sulawesi, Sumatera, dan daerah lainnya, sehingga berkontribusi terhadap pemerataan pertumbuhan ekonomi.
Rokhmat juga menekankan pentingnya memastikan investasi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, termasuk UMKM dan tenaga kerja lokal di kawasan industri. Karena itu, Komisi XII DPR RI mendorong Kementerian Investasi dan Hilirisasi untuk terus memastikan setiap investasi berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Di sisi lain, Rokhmat menyoroti arah kebijakan investasi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menitikberatkan pada pengembangan sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT), hilirisasi, pertanian, serta kelautan. Sektor-sektor tersebut dinilai strategis karena memiliki dampak jangka panjang dan mendukung transisi menuju ekonomi berkelanjutan.
Untuk itu, ia menegaskan komitmen Komisi XII DPR RI dalam mendukung Kementerian Investasi dan Hilirisasi, baik melalui dukungan anggaran maupun penguatan regulasi, guna memperkuat ekosistem investasi yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berorientasi pada masa depan Indonesia.
“Ini sangat baik dalam menciptakan ekosistem baterai di Indonesia menuju green energy. Investasi tidak hanya soal angka atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga investasi yang bersih, hijau, dan terbarukan. Kebermanfaatannya sangat besar untuk masa depan Indonesia dan generasi yang akan datang,” tegas Rokhmat.