Anggota Komisi VI DPR RI, Khilmi, memberikan apresiasi tinggi kepada PT Pertamina (Persero) atas keberhasilannya menjaga stabilitas pasokan dan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional. Pujian ini ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bertajuk “Evaluasi Kinerja Perusahaan Semester I 2025, Roadmap Pengembangan dan Aksi Korporasi Tahun 2026, serta Evaluasi Produk BBM” di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Dalam rapat tersebut, Khilmi menyoroti capaian produksi Pertamina yang dinilai sejalan dengan amanat konstitusi dan cita-cita para pendiri bangsa. Ia mengapresiasi peningkatan produksi yang kini mencapai sekitar 1 juta Barrel Oil Equivalent Per Day (BOEPD)—sebuah lonjakan signifikan dibandingkan capaian sebelumnya.
“Dulu produksinya hanya sekitar 600 ribu. Sekarang sudah mencapai 1 juta BOEPD. Ini bukti kerja keras Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Khilmi.
Terkait isu kualitas pertalite yang sempat heboh di media sosial, Khilmi menegaskan bahwa hasil penyelidikan aparat penegak hukum maupun penelusuran Pertamina tidak menemukan indikasi pencampuran air, seperti yang diberitakan.
“Semua aparat penegak hukum turun mengecek pom bensin yang diduga menjual pertalite bercampur air. Setelah diperiksa, tidak ditemukan barang itu. Pertamina juga menindaklanjuti dan memastikan masalah ini tidak benar. Jadi jangan mudah percaya dengan informasi di media sosial yang belum tentu valid,” tegas legislator Fraksi Gerindra tersebut.
Menutup pernyataannya, Khilmi kembali menyampaikan apresiasi kepada Pertamina agar terus menjalankan mandat negara, termasuk memastikan distribusi BBM satu harga dari Sabang sampai Merauke.
“Sekali lagi saya salut kepada Direktur dan seluruh jajaran Direksi Pertamina yang telah menjaga kestabilan harga dan ketersediaan BBM di seluruh Indonesia,” pungkasnya.