Komisi IX DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, guna meninjau langsung kondisi dan kualitas pelayanan kesehatan jiwa di wilayah tersebut.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran nyata terkait pelayanan kesehatan jiwa, baik di tingkat rumah sakit maupun di fasilitas layanan dasar seperti puskesmas.
“Kami dari Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan ke RSJ Grhasia untuk melihat secara langsung bagaimana pelayanan kesehatan jiwa di wilayah Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Sleman,” ujar Putih Sari usai memimpin rapat Kunspek, Kamis (6/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Komisi IX berdialog dengan jajaran manajemen RSJ Grhasia dan Dinas Kesehatan DIY. Dari hasil pertemuan, Komisi IX mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Yogyakarta dalam memperkuat layanan kesehatan jiwa bagi masyarakat.
“Ada beberapa inovasi yang dijalankan Pemerintah Daerah Yogyakarta dan tentu menjadi apresiasi bagi Komisi IX. Hampir semua puskesmas di wilayah ini kini sudah memiliki tenaga kesehatan psikologis,” jelas Putih.
Legislator asal Jawa Barat ini menilai, keberadaan tenaga psikolog di hampir seluruh puskesmas merupakan langkah maju dalam memperluas akses layanan kesehatan jiwa di tingkat dasar. Dengan begitu, skrining dan pendampingan kesehatan mental kini lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.
Meski begitu, ia juga menyoroti masih adanya tantangan besar, terutama terkait stigma negatif terhadap gangguan jiwa yang masih berkembang di masyarakat.
“Masih ada hambatan yang dihadapi hingga hari ini, terutama stigma yang masih kuat di masyarakat. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi fasilitas kesehatan maupun kesadaran publik dalam memahami pentingnya kesehatan jiwa,” tambah Putih.
Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, hasil kunjungan tersebut akan menjadi catatan penting bagi Komisi IX untuk dibahas lebih lanjut bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dan BPJS Kesehatan, terutama dalam memperkuat program layanan kesehatan jiwa di Indonesia.
“Dari kunjungan hari ini, kami mencatat beberapa poin penting yang akan dibahas lebih lanjut dengan Kemenkes dan BPJS Kesehatan, guna memperkuat kebijakan serta dukungan terhadap layanan kesehatan jiwa nasional,” tutupnya.