Komisi V DPR RI meninjau langsung kondisi Jalan Tol Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) menyusul banyaknya keluhan dari pengguna jalan terkait permukaan jalan yang bergelombang atau bumping di sejumlah titik. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna tol.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, mengungkapkan bahwa fenomena bumping menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. Ia meminta pihak pengelola segera melakukan perbaikan menyeluruh agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengendara.
“Kami berharap kunjungan ini dapat mendorong percepatan perbaikan, terutama di titik-titik yang mengalami bumping. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujar Andi Iwan saat diwawancarai usai melakukan uji coba di Tol Layang MBZ, Bekasi, Kamis (6/11/2025).
Dari hasil tinjauan, Komisi V menilai bahwa SPM Tol MBZ belum sepenuhnya terpenuhi. Karena itu, pihaknya memberikan catatan khusus agar Jasa Marga sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) segera melakukan pembenahan.
“Tol ini bukan hanya harus lancar, tetapi juga aman dan nyaman. Standar pelayanannya perlu disempurnakan,” tegasnya.
Komisi V DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan kualitas layanan jalan tol agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas.