Anggota Komisi VI DPR RI, Mulan Jameela, menilai menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, pemerataan kesejahteraan masih menjadi pekerjaan rumah besar bangsa.

“Indonesia memang sudah merdeka, tapi kemerdekaan sejati baru terwujud ketika masyarakat bisa sejahtera. Itu juga yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujar Mulan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Mulan menilai pidato kenegaraan Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD telah memberikan arah jelas bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, paparan Presiden mencakup capaian sejak dilantik pada Oktober 2024 hingga rencana kerja ke depan.

“Kita tahu perkembangan laporan bapak, dari awal terpilih sampai hari ini, dan juga rencana kerja untuk satu-dua tahun ke depan hingga akhir periode. Itu semua sudah jelas,” kata politisi Partai Gerindra tersebut.

Srikandi Gerindra itu menambahkan, seluruh poin yang disampaikan Presiden penting dan saling terkait.

“Semua penting menurut saya, baik ketahanan pangan maupun program-program unggulan lainnya. Semua disampaikan dengan runtut dan jelas,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pidato kenegaraan perdana Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR RI (15/8/2025) menandai penyampaian visi, arah kebijakan, serta capaian awal 300 hari pemerintahannya.

Dalam pidato itu, Prabowo memaparkan program kerja cepat (quick wins) yang telah berjalan, antara lain: Makan Bergizi Gratis di sekolah, Cek Kesehatan Gratis, pembangunan rumah sakit daerah, penuntasan TBC, renovasi sekolah, pembangunan lumbung pangan nasional, hingga penyaluran bansos dan dukungan usaha.

Selain itu, Presiden juga meluncurkan program Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta target pembangunan tiga juta rumah.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp