Anggota Komisi IV DPR RI, Azikin Solthan, menilai Program Strategis Nasional (PSN) Perhutanan Sosial mampu menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Ia menekankan bahwa tujuan utama Perhutanan Sosial adalah memberdayakan masyarakat yang tidak memiliki lahan, namun memiliki kemampuan untuk mengelola sekaligus menjaga hutan dari kerusakan dan erosi.

“Tidak merusak konservasi hutan. Karena itu, kita harapkan Perhutanan Sosial ini jangan menanam tanaman jangka pendek, tapi jangka panjang seperti cengkeh, kopi, dan lainnya, yang diselingi tanaman jangka pendek. Dengan begitu, hutan tetap terjaga dan tidak terjadi erosi,” ujar Azikin, Kamis (7/8/2025).

Senada dengan itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, mendorong Kementerian Kehutanan untuk memberikan edukasi intensif kepada masyarakat agar lahan Perhutanan Sosial benar-benar dimanfaatkan secara produktif.

“Misalnya dengan program wisata hutan, budidaya madu hutan, atau pemanfaatan hasil sekunder seperti getah dan produk lainnya. Semua ini bisa menjadi sumber ekonomi yang berkelanjutan,” kata Rahmat.

Rahmat menegaskan, edukasi tentang cara memanfaatkan hutan sebagai sumber ekonomi tanpa merusaknya merupakan langkah penting untuk memastikan keberlangsungan program ini.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp