Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menerima audiensi selebgram Arnold Putra, warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan oleh otoritas Myanmar. Dalam pertemuan tersebut, Arnold bersama kedua orang tuanya menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan DPR yang mendorong pemerintah untuk memperjuangkan pembebasannya.

“Yang bersangkutan beserta orang tuanya menyampaikan rasa terima kasih karena ada dorongan dari DPR kepada pihak pemerintah, khususnya Kementerian Luar Negeri, agar segera melakukan komunikasi dan upaya diplomatik untuk membebaskan yang bersangkutan. Alhamdulillah, upaya itu berhasil,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Audiensi berlangsung secara mendadak pada Kamis (24/7/2025), di sela kegiatan DPR. Dasco menjelaskan, kedatangan Arnold ke parlemen awalnya tidak direncanakan.

“Kemarin saudara Arnold datang bersama orang tuanya. Mereka tahu ada paripurna, lalu menyampaikan ke protokol bahwa ingin bertemu pimpinan DPR. Karena sifatnya mendadak dan tidak terjadwal, kami terima secara informal,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Arnold juga banyak menceritakan pengalamannya selama menjalani masa penahanan di Myanmar.

“Saudara Arnold berbagi cerita tentang kondisi yang dialami saat ditahan. Tentu itu menjadi pengalaman yang tidak mudah,” ucap Dasco.

Sebagaimana diketahui, Arnold ditahan otoritas Myanmar sejak tahun 2024 setelah didakwa terlibat dalam pendanaan kelompok pemberontak. Setelah melalui proses diplomatik yang intens, ia akhirnya mendapat amnesti dari Dewan Administrasi Negara Myanmar pada Rabu (16/7/2025).

Arnold kembali ke Indonesia pada Senin (21/7/2025), melalui penerbangan Garuda Indonesia GA 867 dari Bangkok, Thailand. Ia tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.30 WIB.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp