Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Gerindra Dapil Banten II, Annisa Mahesa, mengapresiasi capaian Provinsi Banten dalam adopsi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alat transaksi digital. Apresiasi ini ia sampaikan saat kunjungan silaturahmi ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Selasa (5/8/2025).

Hingga Juni 2025, sekitar 25% masyarakat Banten telah memanfaatkan QRIS dalam pembayaran sehari-hari, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di kisaran 20%. Tercatat 2,29 juta merchant dan 3,1 juta pengguna aktif QRIS di Banten, dengan pertumbuhan merchant mencapai 26,01% secara tahunan.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap capaian ini. QRIS terbukti sangat membantu pelaku usaha, terutama toko-toko kecil di Indonesia,” ujar Annisa.

Ia menegaskan digitalisasi sistem pembayaran harus menjadi prioritas, bukan hanya demi kenyamanan transaksi, tetapi juga untuk memperluas inklusi keuangan. Menurutnya, QRIS membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengakses pembiayaan, serta melakukan pencatatan transaksi yang rapi dan transparan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ameriza M. Moeza, menyatakan pihaknya terus memperluas edukasi dan sosialisasi QRIS, termasuk di wilayah yang masih terkendala kepemilikan smartphone dan jaringan komunikasi.

Capaian ini menjadi bagian penting dari agenda digitalisasi ekonomi daerah yang sejalan dengan program nasional, sekaligus membuktikan bahwa transformasi digital mampu menjangkau pelaku usaha mikro dan kecil.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp