Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (1/9/2026). Rapat membahas langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian sekaligus lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, pemerintah terus mendorong penyediaan rumah yang lebih layak dan terjangkau. Upaya tersebut juga mencakup kebijakan untuk meringankan akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki hunian.

“Rapat membahas upaya menghadirkan rumah yang lebih layak dan terjangkau, termasuk kebijakan untuk meringankan akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Selain akses terhadap hunian, pemerintah turut menaruh perhatian pada kualitas lingkungan permukiman melalui Gerakan Indonesia ASRI. Pembenahan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat tidak hanya memiliki rumah yang layak, tetapi juga tinggal di lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan nyaman.

Teddy menyampaikan, sejak 2025 hingga saat ini, program bedah rumah telah menjangkau sekitar 400 ribu rumah. Program tersebut kemudian dilanjutkan dengan peningkatan kualitas lingkungan, antara lain melalui penyediaan dan perbaikan air bersih serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), pengelolaan sampah, hingga peningkatan kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Sejak 2025 hingga kini, program bedah rumah telah menjangkau 400 ribu rumah, yang dilanjutkan dengan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan melalui penyediaan dan perbaikan air bersih dan MCK, pengelolaan sampah, serta peningkatan kebersihan dan keindahan lingkungan,” ungkapnya.

Menurut Teddy, peningkatan kualitas tempat tinggal tidak cukup hanya berfokus pada kondisi fisik bangunan. Lingkungan sekitar rumah juga menjadi faktor penting dalam menciptakan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

“Karena rumah yang layak bukan hanya tentang bangunan. Tempat tinggal juga harus berada di lingkungan yang bersih, sehat, aman, nyaman, resik, dan indah,” tuturnya.

Semangat tersebut menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI yang terus didorong pemerintah. Melalui gerakan ini, pembangunan dan pembenahan permukiman juga tetap memperhatikan identitas, karakter, budaya, serta kearifan lokal di setiap daerah.

“Inilah semangat Indonesia ASRI: menghadirkan hunian yang semakin layak dan lingkungan yang semakin indah, dengan tetap menghargai karakter, budaya, dan kearifan lokal di setiap daerah,” pungkas Teddy.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp