Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh

Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI siap memperluas akses ekspor dan membuka peluang kerja sama internasional bagi Kabupaten Garut, Jawa Barat. Salah satu potensi yang dinilai dapat dioptimalkan adalah tenaga kerja terampil, khususnya profesi pemangkas rambut yang selama ini dikenal dengan julukan “Asgar” atau Asli Garut.

Wakil Ketua BKSAP DPR RI, Muhammad Husein Fadlulloh, mengatakan kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara masih sangat terbuka. Menurutnya, keterampilan khas para pemangkas rambut asal Garut dapat menjadi modal untuk menembus pasar kerja internasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kebutuhan tenaga kerja terampil di luar negeri sangat terbuka lebar. Garut memiliki keahlian khas pangkas rambut atau Asgar yang banyak dibutuhkan negara-negara sahabat. Ini bisa menjadi nilai tambah bagi masyarakat untuk bekerja di luar negeri, menghasilkan devisa, dan membawa pulang keterampilan baru untuk membangun kampung halamannya,” ujar Husein seusai pertemuan BKSAP Day di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026).

Legislator Fraksi Partai Gerindra itu juga menilai Garut memiliki kekayaan sumber daya alam dan produk kerajinan yang berpotensi dikembangkan untuk pasar global. Beberapa di antaranya adalah minyak akar wangi, kopi, kerajinan kulit, dan batik.

Namun, Husein mendorong agar Garut tidak berhenti pada ekspor bahan mentah. Menurutnya, penguatan industri pengolahan di daerah menjadi kunci untuk menciptakan nilai tambah sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Jangan hanya mengekspor barang mentah seperti akar wangi, tetapi bagaimana menciptakan industrinya di Garut agar bahan baku diolah menjadi barang jadi, sehingga ada nilai tambah dan pendapatan yang masuk untuk masyarakat Garut,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp