Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade

Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI meninjau progres pembangunan lanjutan ruas Tol Pangkalan Brandan–Langsa yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Proyek strategis nasional tersebut ditargetkan mulai dibangun pada awal 2027, seiring progres pembebasan lahan sepanjang 73 kilometer yang telah mencapai sekitar 70 persen.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, yang memimpin peninjauan mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan proyek, khususnya dari sisi pembebasan lahan. Menurutnya, pembangunan ruas Pangkalan Brandan–Langsa menjadi prioritas setelah jalan tol saat ini telah tersambung hingga Pangkalan Brandan.

“Kami mengecek langsung rencana pembangunan tol lanjutan Pangkalan Brandan–Langsa. Dari total 73 kilometer, pembebasan lahannya sudah mencapai sekitar 70 persen. Harapan kami, awal 2027 ruas ini sudah bisa mulai dibangun oleh Hutama Karya,” ujar Andre di Langkat, Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026).

Pejuang Politik Fraksi Partai Gerindra itu menegaskan, PT Hutama Karya sebagai pelaksana proyek memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur nasional, khususnya pengembangan konektivitas di Pulau Sumatera melalui Jalan Tol Trans Sumatera.

Selain meninjau proyek tol, Andre juga mengapresiasi kontribusi BUMN Karya dalam penanganan bencana. Menurutnya, perusahaan-perusahaan pelat merah selalu berada di garis depan, mulai dari masa tanggap darurat hingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“BUMN Karya menjadi garda terdepan, mulai dari membantu penanganan saat bencana hingga mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi bersama pemerintah,” katanya.

Andre juga meminta seluruh BUMN Karya memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar setiap proyek strategis dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Saya meminta seluruh BUMN Karya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melaporkan perkembangan proyek sehingga setiap kendala dapat segera diselesaikan,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp