Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran di daerah harus difokuskan pada program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Menurutnya, di tengah ketidakpastian global, pemerintah pusat telah mengarahkan agar pengelolaan anggaran dilakukan secara lebih efisien, efektif, dan tepat sasaran, yang harus diikuti secara konsisten oleh pemerintah daerah.
“Anggaran harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Bahtra menilai masih ada pola belanja daerah yang berulang setiap tahun tanpa dampak signifikan. Karena itu, ia mendorong perubahan paradigma agar anggaran lebih berbasis kebutuhan riil.
Legislator Gerindra itu juga menekankan pentingnya memperbesar alokasi untuk sektor prioritas seperti infrastruktur dan pendidikan, mengingat masih ada daerah dengan akses pendidikan yang terbatas.
“Kita masih melihat anak-anak harus menghadapi tantangan untuk pergi ke sekolah. Ini yang harus jadi prioritas,” tegasnya.
Disisi lain, ia mengapresiasi sejumlah daerah yang mulai menerapkan efisiensi, seperti penghematan operasional dan optimalisasi fasilitas publik.
Komisi II DPR RI, lanjutnya, akan terus mengawal kebijakan ini agar efisiensi anggaran benar-benar berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.