Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, mendorong penguatan kewirausahaan serta perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kewirausahaan dan Akses Permodalan yang digelar melalui kerja sama Komisi IV DPR RI dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, baru-baru ini.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif berbasis sumber daya lokal sekaligus membuka peluang akses permodalan bagi pelaku usaha mikro di sektor perikanan.
Dalam sambutannya, Endang menyampaikan bahwa berbagai program bantuan yang diterima masyarakat tidak terlepas dari sinergi antara DPR RI dan pemerintah, khususnya melalui kemitraan Komisi IV dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ia berharap kerja sama tersebut dapat memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat kapasitas masyarakat dalam berwirausaha sekaligus membuka akses permodalan yang lebih luas agar usaha di sektor perikanan dapat berkembang secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Endang, Rabu (11/3/2026).
Legislator Gerindra itu juga menegaskan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, dukungan terhadap nelayan, pembudidaya ikan, serta pelaku usaha perikanan perlu terus diperkuat.
“Kedaulatan pangan merupakan hal yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. Dukungan kepada petani, nelayan, dan pembudidaya ikan harus terus ditingkatkan agar produksi pangan nasional tetap terjaga,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia menjelaskan pentingnya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha perikanan agar masyarakat tidak terjerat pinjaman tidak resmi yang memberatkan.
Pemerintah juga memperkenalkan program pembinaan usaha bagi pelaku UMKM sektor perikanan yang bertujuan meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas akses pasar hingga ke tingkat ekspor.
Sementara itu, Dinas Perikanan Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa daerah tersebut memiliki potensi besar dalam sektor budidaya perikanan dan termasuk salah satu sentra produksi ikan di Jawa Barat. Oleh karena itu, peningkatan produksi perlu diimbangi dengan upaya peningkatan kesejahteraan para pembudidaya melalui penguatan kelembagaan usaha dan diversifikasi produk.
Melalui kegiatan Bimtek ini diharapkan pelaku usaha perikanan dapat meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha, memperluas akses permodalan, serta mengembangkan usaha yang lebih inovatif dan berdaya saing.
Endang menegaskan, DPR RI akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada penguatan sektor pertanian, kelautan, dan perikanan agar program pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah.