Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, menegaskan pentingnya penguatan pariwisata berbasis ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti Kunjungan Kerja Komisi VII DPR RI ke Kampung Wisata Kranggan, Tangerang Selatan, Jumat (23/01/2026).
Menurut Rahayu, pengembangan kampung wisata harus mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, tidak sekadar berfungsi sebagai destinasi wisata. Politisi Partai Gerindra itu menilai Kampung Wisata Kranggan memiliki keunikan karena tidak hanya menawarkan keindahan Sungai Cisadane dan upaya pelestarian lingkungan, tetapi juga mengembangkan ekonomi kreatif warga setempat.
Di Kampung Wisata Kranggan, penguatan industri rumahan masyarakat berjalan beriringan dengan keterlibatan kelompok disabilitas dalam berbagai kegiatan produktif.
“Ekowisata Kranggan ini tidak hanya fokus pada aspek wisata, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat. Mereka benar-benar memperhatikan kondisi sosial ekonomi warga sekitar, mulai dari penguatan home industry bagi ibu-ibu rumah tangga hingga pembinaan bagi masyarakat difabel,” ujar Rahayu usai pertemuan.
Ia menambahkan, kelompok difabel yang dibina bahkan mendapatkan pelatihan vokasi agar mampu berkontribusi secara aktif di tengah masyarakat.
“Masyarakat difabel bukan menjadi beban, melainkan bagian dari masyarakat yang mampu berkontribusi. Ini luar biasa,” tegasnya.
Rahayu Saraswati juga menyoroti pentingnya pendampingan yang berkelanjutan dari pemerintah daerah agar Kampung Wisata Kranggan dapat naik kelas. Saat ini, sebagian besar desa wisata di Provinsi Banten masih berada pada kategori berkembang dan belum mencapai klasifikasi maju.
Menurutnya, potensi besar tersebut harus didukung dengan pembinaan yang konsisten serta pendanaan yang tepat sasaran.
“Kampung wisata bukan hanya tentang satu destinasi, tetapi satu ekosistem kampung yang hidup dari aktivitas pariwisata, termasuk ekonomi kreatif dan budaya. Karena itu, dibutuhkan pendampingan, pembinaan, dan dukungan pendanaan agar dapat berkembang secara profesional,” jelasnya.
Melalui kunjungan ini, Komisi VII DPR RI berharap Kampung Wisata Kranggan dapat menjadi contoh pengembangan pariwisata berbasis ekonomi kreatif yang inklusif, sekaligus mendorong sinergi pemerintah pusat dan daerah agar desa dan kampung wisata di Banten mampu tumbuh mandiri dan berdaya saing.