Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kapuas, Yetty Indriana, menyampaikan apresiasi atas penyaluran Bantuan Pemerlu Atensi Sosial (PAS) yang digelar di wilayah setempat. Menurutnya, langkah pemerintah melalui Kementerian Sosial dan dinas terkait ini menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Ini merupakan bentuk nyata perhatian negara terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujar Yetty di Kuala Kapuas, Kamis (24/7/2025).

Legislator dari Partai Gerindra tersebut menilai bahwa bantuan PAS sangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang tergolong dalam kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, anak terlantar, dan keluarga miskin.

“Keberadaan bantuan PAS memberikan dampak langsung bagi penerima, baik dalam bentuk kebutuhan pokok, alat bantu, maupun layanan sosial mendesak lainnya,” ungkapnya.

Yetty menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar lembaga serta pemerintah daerah dalam proses pendataan dan penyaluran bantuan, agar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Ia berharap program ini tidak hanya dilanjutkan, tetapi juga ditingkatkan dari segi jumlah maupun cakupan penerima.

Ia juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan kondisi sosial di lingkungannya. Dengan begitu, tidak ada warga yang luput dari perhatian dan bantuan dapat segera diberikan kepada mereka yang memenuhi kriteria.

“Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan lembaga sosial adalah kunci keberhasilan program perlindungan sosial,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Kapuas II (Kecamatan Basarang, Kapuas Barat, dan Mantangai), Yetty berharap kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok rentan, terus meningkat sehingga mereka merasa lebih terlindungi dan dihargai keberadaannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Yanmarto, menjelaskan bahwa tujuan penyaluran bantuan PAS adalah memberikan rehabilitasi sosial kepada individu, keluarga, dan kelompok rentan, agar mereka mampu hidup mandiri dan bermartabat.

Bantuan PAS disalurkan kepada 103 orang dari sepuluh kecamatan di Kabupaten Kapuas. Mereka terdiri dari 55 anak, 44 lansia, dan 4 penyandang disabilitas. Bantuan yang diberikan mencakup perlengkapan kebersihan diri, perlengkapan ibadah, dapur, kamar, alat bantu, kebutuhan dasar, dan nutrisi.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp