Gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Kampung Haji di Arab Saudi perlahan bergerak dari sekadar wacana menjadi kebutuhan strategis nasional. Di mata Anggota DPRD Jawa Barat, Hj. Tina Wiryawati, inisiatif ini merupakan langkah maju dan realistis untuk memperbaiki tata kelola ibadah haji Indonesia.
“Jumlah jemaah kita sangat besar, dan setiap tahun tantangannya berulang. Kalau ada pemukiman khusus, pengelolaannya bisa jauh lebih tertib dan efisien,” ujar Tina, Rabu (23/7/2025).
Presiden Prabowo sebelumnya telah membahas gagasan ini dalam pertemuan bilateral dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, di Jeddah pada awal Juli. Saat ini, rencana Kampung Haji telah memasuki tahap pembicaraan teknis antarnegara.
Politisi Gerindra itu menyambut positif gagasan tersebut. Menurutnya, keberadaan Kampung Haji dapat menekan biaya, meningkatkan kenyamanan jemaah terutama lansia dan mereka yang berasal dari daerah terpencil serta menyederhanakan berbagai aspek logistik.
“Sering kali jemaah kita harus berebut penginapan, bahkan tersebar di lokasi yang berjauhan. Kalau sudah terpusat di satu kawasan, semuanya jadi lebih mudah,” jelas Tina.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah soal makanan. Tina menuturkan, tidak sedikit jemaah yang kesulitan beradaptasi dengan makanan lokal.
“Banyak yang sampai bawa kompor sendiri. Kalau di Kampung Haji nanti tersedia dapur umum dengan masakan Indonesia, beban itu bisa berkurang,” ucapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan. Menurut Tina, jemaah akan merasa lebih nyaman jika dilayani oleh tenaga medis dari Indonesia yang memahami bahasa, budaya, dan kebiasaan mereka.
“Koordinasi akan lebih mudah, terutama dalam kondisi darurat. Tidak boleh ada hambatan komunikasi,” tambahnya.
Lebih dari sekadar proyek infrastruktur di luar negeri, Kampung Haji, kata Tina, merupakan simbol kehadiran negara dalam menjamin pelayanan haji yang layak bagi warganya.
“Bukan hanya aspek spiritualitas yang dijaga, tapi juga kenyamanan, keamanan, dan rasa dihargai sebagai warga negara,” tegasnya.
Kini, langkah konkret ada di tangan pemerintah. Jika berhasil diwujudkan, Kampung Haji akan menjadi lompatan besar yang mengubah wajah pelaksanaan haji Indonesia lebih tertata, manusiawi, dan membanggakan.