Anggota DPRD Kota Depok Fraksi Gerindra, H. Turiman, menggelar reses di Cisarua, Puncak, Bogor, Senin (12/5/2025), dengan mengundang lebih dari 100 warga dari lima RW di Sukmajaya. Dalam kegiatan tersebut, ia menampung berbagai aspirasi masyarakat, khususnya terkait peningkatan pelayanan kesehatan, ketenagakerjaan, dan pendidikan.

Turiman menekankan pentingnya penyediaan mobil ambulance siaga di lingkungan RW sebagai upaya mempercepat layanan kesehatan. Program ini telah direalisasikan sejak 2024 di RW 02 Sukmajaya, dan akan dilanjutkan pada RW 01 (2025) serta RW 21 dan PCNU tingkat Kecamatan Sukmajaya (2026).

“Mobil siaga ini berbeda dengan ambulans jenazah. Fungsinya khusus untuk pelayanan kesehatan darurat di lingkungan warga,” jelasnya.

Selain kesehatan, pelatihan ketenagakerjaan bagi pemuda Karang Taruna juga menjadi perhatian. Program pelatihan seperti perbengkelan, telemarketing, hingga pelatihan UMKM akan diprioritaskan melalui anggaran 2026.

“Harapannya generasi muda lebih termotivasi. Lokasi pelatihan bisa di Balai Koperasi Sukmajaya atau gedung sewa, selama BLK belum tersedia,” ujarnya.

Terkait infrastruktur, Turiman mengungkapkan bahwa sekitar 60% dana pokok pikiran (pokir) masih terserap untuk kebutuhan fisik karena masyarakat belum sepenuhnya memahami bahwa dana pokir juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial.

“Bantuan sosial tidak selalu untuk RTLH. Bisa juga berupa hibah bagi tempat ibadah yang terdaftar di Kementerian Agama,” tambahnya.

Dalam bidang pendidikan, ia mendorong Pemkot Depok untuk meningkatkan jumlah ruang kelas dan memastikan rasio antara jumlah murid dan fasilitas, seperti toilet, sesuai standar.

“Kualitas ruang belajar dan kelayakan sarana-prasarana pendidikan harus jadi prioritas,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp