Insiden pemecahan kaca bus Transjakarta yang terjadi pada Sabtu, 15 Februari 2025, saat armada terhambat di perlintasan kereta api Green Garden arah Pasar Baru, menuai perhatian publik, termasuk Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto.
“Penumpang jangan sembarang memecahkan kaca bus apabila tidak dalam kondisi darurat,” kata Wahyu, Selasa (18/2/2025).
Wahyu mengimbau PT Transjakarta untuk memberikan edukasi kepada penumpang mengenai prosedur yang benar saat menghadapi kondisi darurat di dalam bus. Ia juga menyarankan agar PT Transjakarta memasang stiker di bus dan halte yang mengingatkan tentang larangan memecahkan kaca sembarangan, beserta pasal dan sanksinya.
“Bila sengaja bisa dikenakan denda dan sanksi lainnya,” tambahnya.
Sebelumnya, seorang penumpang yang panik memecahkan kaca bagian kiri bus saat armada terhambat di perlintasan kereta. Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menjelaskan bahwa aksi tersebut menyebabkan kepanikan di kalangan penumpang lainnya.
“Pengemudi akhirnya membuka pintu dan penumpang turun secara bergantian. Bus kemudian melanjutkan perjalanan dan melintasi rel dengan kondisi aman saat kereta melintas,” papar Welfizon.
Ia menambahkan bahwa tidak ada gangguan pada mesin atau kondisi jalan saat kejadian. Ke depan, PT Transjakarta akan menempatkan petugas khusus untuk membantu pengaturan lalu lintas di jalur perlintasan kereta.