Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Wihadi Wiyanto, meminta pemerintah daerah untuk ikut menyukseskan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 2025.
“Pemerintah daerah harus mempersiapkan pelaksanaan MBG dengan matang agar tidak ada kendala di lapangan,” ujar Wihadi saat kunjungan di Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (29/1/2025).
Wihadi menjelaskan, saat ini pemerintah daerah sedang mempersiapkan berbagai aspek untuk program tersebut, termasuk menentukan lokasi dapur umum yang dapat dijangkau dari sekolah-sekolah terdekat. Ia juga menanggapi bahwa Kabupaten Tuban belum melaksanakan uji coba MBG, karena keterbatasan Badan Gizi Nasional (BGN), berbeda dengan Bojonegoro yang sudah melaksanakannya.
“Secepatnya, program MBG bisa segera dijalankan, termasuk kolaborasi dengan pihak ketiga untuk kelancarannya,” jelas Wihadi, yang juga Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI dari Dapil Bojonegoro – Tuban.
Wihadi menambahkan, pemerintah pusat telah menganggarkan Rp 71 triliun untuk program MBG yang akan disalurkan ke masing-masing daerah. Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan berpartisipasi aktif dalam implementasi program ini, dengan sasaran utama adalah seluruh anak-anak, terutama pelajar sekolah.
Ia juga menyoroti dampak positif program MBG terhadap perekonomian daerah, karena bahan-bahan yang digunakan untuk menyiapkan makanan akan diambil dari sekitar daerah setempat, seperti beras, telur, dan lauk, sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi petani dan masyarakat.
“Program MBG tidak hanya meningkatkan gizi anak-anak, tetapi juga mendukung perekonomian daerah,” tutup Wihadi.