Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya membangun Indonesia yang mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara mandiri. Hal itu disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, Jumat (14/08/2026).

Presiden Prabowo mengatakan, kemandirian pangan harus diwujudkan dengan menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani, termasuk akses pupuk, harga gabah, dan birokrasi yang berbelit-belit.

“Birokrasi tidak boleh menghambat keputusan yang baik. Kita harus mengakui masalah bangsa kita adalah antara lain masalah birokrasi yang berbelit-belit,” ujar Presiden.

Ia menegaskan birokrasi harus bekerja efisien dan bebas dari penyalahgunaan kewenangan. Menurutnya, negara harus hadir untuk memudahkan masyarakat, bukan justru mempersulit.

“Birokrasi yang tidak efisien, birokrasi yang korup, akan menghancurkan suatu bangsa. Negara harus memudahkan rakyat, bukan mempersulit,” tegasnya.

Presiden juga mengapresiasi petani, penyuluh, pemerintah daerah, TNI-Polri, koperasi, dan BUMN pangan yang berkontribusi memperkuat ketahanan pangan. Ia menyebut Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan dan menargetkan swasembada bawang putih dalam tiga tahun mendatang.

“Kita harus menyadari bahwa bangsa kita mampu mencapai hal-hal yang besar. Jangan kita selalu rendah diri. Jangan selalu kita kalah sebelum bertarung,” tutur Presiden Prabowo.

Di sektor perikanan, pemerintah telah membangun 100 Kampung Nelayan Merah Putih dengan target mencapai 1.386 kampung pada akhir 2026.

Sementara di sektor ekonomi kerakyatan, sebanyak 10 ribu Koperasi Desa Merah Putih telah didirikan dan 3.300 di antaranya telah beroperasi optimal. Pemerintah menargetkan 30 ribu koperasi berdiri dan beroperasi dengan baik pada akhir 2026.

Prabowo menegaskan koperasi menjadi instrumen penting untuk memperkuat posisi rakyat dalam rantai pasok dan mencegah praktik pasar yang merugikan masyarakat.

“Rakyat kita harus kita bantu, kita harus organisir, kita harus berdayakan melalui koperasi,” tandas Presiden.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp