Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memfasilitasi dialog antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan perwakilan TikTok menyusul mencuatnya isu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam pertemuan tersebut, Executive Director of Tokopedia and TikTok E-Commerce sekaligus Presiden Direktur PT Tokopedia, Stephanie Susilo, memastikan tidak ada kebijakan PHK di lingkungan TikTok maupun Tokopedia Group.
Hal itu disampaikan dalam konferensi pers bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Presiden Direktur PT Tokopedia Stephanie Susilo di Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Dasco mengatakan DPR RI memfasilitasi pertemuan dengan perwakilan TikTok dari China dan Indonesia untuk memperoleh penjelasan langsung terkait isu PHK yang beredar.
“Dalam beberapa hari terakhir kami menerima berbagai masukan terkait isu PHK di TikTok. Karena itu, kami mengundang perwakilan TikTok bersama Menteri Ketenagakerjaan untuk berdialog dan mendapatkan penjelasan secara langsung,” ujar Dasco.
Menanggapi hal tersebut, Stephanie Susilo menegaskan bahwa tidak ada pemutusan hubungan kerja di TikTok maupun Tokopedia Group. Menurutnya, perusahaan saat ini hanya melakukan penataan organisasi melalui mekanisme internal mobility.
“Tidak ada PHK di TikTok atau Tokopedia Group. Yang kami lakukan adalah penataan tenaga kerja melalui internal mobility. Sebagian karyawan memilih paket kompensasi atau berpindah ke unit bisnis lain di dalam grup,” jelas Stephanie.
Ia juga mengungkapkan bahwa TikTok-Tokopedia Group saat ini membuka rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengapresiasi langkah DPR RI yang cepat merespons isu tersebut. Ia juga menyambut baik kebijakan *internal mobility* serta pembukaan lebih dari 100 lowongan kerja baru yang dinilai menunjukkan perusahaan tetap berkembang dan membuka peluang bagi tenaga kerja Indonesia.