Anggota Timwas Haji DPR RI 2026, Abdul Wachid

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI mengingatkan jemaah haji Indonesia agar mengikuti arahan petugas saat proses pemberangkatan menuju Arafah guna menghindari penumpukan dan kelelahan di jalur Armuzna. Imbauan tersebut disampaikan Anggota Timwas Haji DPR RI 2026, Abdul Wachid, usai rapat koordinasi bersama Kepala Daker Madinah di Kantor Daker Madinah, Saudi Arabia, Senin (18/5/2026).

Menurut Abdul Wachid, kedisiplinan jemaah menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran mobilisasi menuju Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Ia menyoroti masih adanya kebiasaan sebagian jemaah yang turun lebih awal dari kendaraan sebelum ada instruksi dari petugas maupun ketua rombongan.

“Terutama jemaah jangan grusa-grusu, jangan tergesa-gesa. Jadi menunggu perintah dari ketua rombongan untuk turun. Jangan sampai turun duluan sehingga harus menunggu berjam-jam di bawah,” kata Abdul Wachid.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI tersebut menilai kondisi tersebut berisiko membahayakan jemaah, terutama bagi lansia dan kelompok rentan, karena harus menunggu di tengah suhu panas ekstrem tanpa perlindungan yang memadai.

Karena itu, Timwas Haji DPR RI akan melakukan pengecekan langsung terhadap pola transportasi dan pengaturan pergerakan jemaah selama fase Armuzna. Pengawasan dilakukan untuk memastikan skema keberangkatan berjalan tertib serta tidak menimbulkan penumpukan massa.

Selain kesiapan transportasi, Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut juga meminta petugas haji memperkuat komunikasi kepada jemaah sejak di tingkat kloter agar seluruh proses mobilisasi dapat berlangsung lebih disiplin dan terkoordinasi.

Timwas Haji DPR RI berharap pelaksanaan puncak ibadah haji 2026 dapat berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya, terutama dalam aspek kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah haji Indonesia.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp