Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, mendorong penguatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Tengah karena kebutuhan penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) dinilai masih sangat besar.
Hal itu disampaikan Danang saat menghadiri peluncuran BSPS Jawa Tengah 2026 di Kabupaten Brebes, Sabtu (9/5/2026). Menurutnya, program bedah rumah perlu terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang mendapatkan hunian layak.
“Ke depan, program bedah rumah ini harus terus ditingkatkan supaya semakin banyak masyarakat yang terjangkau. Program ini juga dapat mendorong pemberdayaan UMKM, terutama toko bangunan di sekitar penerima manfaat,” ujar Danang.
Pejuang Politik Gerindra itu mengatakan, kehadirannya dalam peluncuran program tersebut untuk melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan. Dari hasil peninjauan, Danang menilai kebutuhan bantuan perbaikan rumah di berbagai daerah masih cukup tinggi sehingga diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat maupun daerah.
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa pemerintah pusat mengalokasikan minimal 30.000 unit perbaikan RTLH di Jawa Tengah melalui program BSPS tahun 2026.
“Tahun lalu di Jawa Tengah ada 7.532 unit, tahun ini minimal 30.000 unit. Naiknya sekitar 23.000 unit,” kata Maruarar.
Menurutnya, peningkatan target tersebut menjadi bagian dari percepatan program tiga juta rumah yang diarahkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Selain memperbaiki kualitas hunian masyarakat, pemerintah juga berharap program bedah rumah mampu menggerakkan perekonomian daerah. Karena itu, material bangunan yang digunakan diupayakan berasal dari pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam percepatan penanganan RTLH di wilayahnya.
Pada 2026, total target penanganan RTLH di Jawa Tengah mencapai 36.550 unit yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi, serta dukungan CSR dan Baznas.
Salah satu penerima bantuan BSPS, Nunung, mengaku terbantu karena rumahnya yang mengalami kerusakan akan segera diperbaiki.
“Alhamdulillah senang, rumah saya sudah bocor. Sudah lama ingin renovasi tapi biayanya belum cukup. Terima kasih atas bantuan ini,” ujar Nunung.