Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Wardatul Asriah, menegaskan bahwa aspek keamanan pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak bisa ditawar. Hal itu disampaikan saat ia meninjau langsung Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kondang Jaya, Karawang Timur, Senin (27/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wardatul yang akrab disapa Bunda Wardah menekankan bahwa seluruh proses penyediaan makanan harus memenuhi standar ketat, mulai dari pemilihan bahan baku hingga penyajian kepada penerima manfaat.
“Keamanan pangan adalah syarat mutlak yang tidak bisa dikompromikan. Kebersihan, kualitas bahan baku, serta higienitas seluruh proses pengolahan makanan wajib dijaga pada standar tertinggi,” ujar Wardah.
Srikandi Gerindra itu menambahkan, standar tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kualitas dalam pelaksanaan program MBG sebagai bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang sehat dan unggul.
Selain melakukan peninjauan, Bunda Wardah juga berdialog langsung dengan Kepala SPPG dan para petugas dapur. Ia mengingatkan agar setiap makanan yang disajikan benar-benar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi.
“Seluruh mata rantai penyiapan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses penyajian, harus melewati pengawasan yang ketat dan berkelanjutan. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” tegasnya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis pemerintah yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan.
Dengan asupan gizi yang baik, diharapkan tumbuh kembang anak baik secara fisik maupun kognitif dapat berlangsung optimal. Karena itu, program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mengintegrasikan sektor kesehatan dan pendidikan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.