Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto

Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Amman, Yordania, Selasa (24/2/2026), tidak sekadar menjadi agenda kunjungan kerja. Di balik rangkaian diplomasi, terselip suasana hangat dan penuh haru saat Kepala Negara tiba di hotel tempatnya bermalam.

Di lobi hotel, puluhan diaspora Indonesia telah menanti dengan antusias. Wajah-wajah sumringah mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Yordania tampak tak sabar menyambut kedatangan pemimpin negaranya.

Momen paling menyentuh terlihat di pintu masuk hotel. Dua anak Indonesia, Arsyah dan Carissa, mengenakan pakaian tradisional dengan anggun. Keduanya menyerahkan bunga sambil mengucapkan, “Selamat datang di Amman, Pak Presiden.” Presiden Prabowo tersenyum hangat seraya menjawab, “Terima kasih.”

Suasana lobi pun seketika dipenuhi tepuk tangan dan sapaan ramah. Bagi para mahasiswa Indonesia di Yordania, kehadiran Presiden terasa dekat dan personal.

Lulu, mahasiswi Universitas Yordania, mengaku telah menantikan momen tersebut bersama rekan-rekannya. Ia menambahkan, kehadiran Presiden membawa kebahagiaan tersendiri bagi para pelajar di perantauan.

“Kami semua turut bersukacita atas kedatangan beliau dan bangga sekali beliau bisa hadir di Yordania,” tuturnya.

Lulu juga mengungkapkan kesan mendalam saat Presiden menyempatkan diri memberi semangat kepada para mahasiswa.

“Tadi beliau memberi semangat untuk kami yang berkuliah di Yordania. Senang sekali karena beliau sangat ramah,” katanya.

Kesan serupa disampaikan Falihah dan Isma. Pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi pengalaman pertama yang tak terlupakan.

“Jujur, untuk pertama kalinya bertemu langsung dengan Bapak Prabowo tentu sangat membahagiakan,” ungkap mereka.

Sementara itu, Firas, Rendi, dan Faruq juga tak kalah antusias. Kesempatan berjabat tangan langsung dengan Kepala Negara menjadi momen berharga.

“Senang bisa bertemu langsung dengan Pak Prabowo dan alhamdulillah tadi juga bisa bersalaman. Masyaallah, bahagia sekali,” ujar mereka.

Pertemuan hangat di lobi hotel malam itu semakin bermakna karena berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan. Di tengah nuansa kebersamaan dan spiritualitas yang kental, para diaspora Indonesia di Amman merasakan kebahagiaan tersendiri dapat menyambut sekaligus bertemu langsung dengan Presiden Republik Indonesia.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp