Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengapresiasi peran Danantara dalam percepatan penyelesaian fisik hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kota Padang. Andre menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya memastikan mandat Presiden Prabowo Subianto agar warga terdampak bencana segera memperoleh hunian layak benar-benar terlaksana di lapangan.
“Kami mendengar langsung laporan di lapangan. Di Kecamatan Batang Anai, progres pembangunan sudah mencapai 90 persen hanya dalam delapan hari kerja. Ini bukti nyata BUMN hadir dan bekerja efektif untuk rakyat,” ujar Andre saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Padang, Sumatera Barat, Kamis (22/1/2026).
Andre menambahkan, huntara yang hampir rampung tersebut tidak sekadar berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga dirancang untuk menunjang kualitas hidup masyarakat. Fasilitas yang disediakan meliputi area olahraga, taman bermain anak, hingga ruang pertemuan warga.
“Komisi VI DPR RI akan terus mengawal penyelesaian pembangunan huntara di seluruh wilayah Sumatera Barat. Berdasarkan data yang kami terima, masih dibutuhkan sekitar 500 unit huntara tambahan di Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Tanah Datar, dan Kabupaten Lima Puluh Kota,” kata politisi Fraksi Partai Gerindra itu.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, BUMN, dan pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan pascabencana. Menurutnya, pembangunan huntara tidak hanya memberikan tempat berteduh, tetapi juga rasa aman, kenyamanan, serta perhatian terhadap aspek psikososial masyarakat terdampak.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Komisi VI DPR RI yang telah memberikan atensi besar sehingga pembangunan huntara ini dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.
Vasko berharap pembangunan huntara di lokasi lain, seperti Kabupaten Agam dan Tanah Datar, dapat segera diselesaikan dengan kualitas yang sama. Ia menilai kehadiran fasilitas pendukung menunjukkan bahwa huntara dirancang untuk memulihkan kehidupan masyarakat secara menyeluruh pascabencana.
Kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ini menegaskan komitmen pengawasan parlemen terhadap percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat, sekaligus menjadi bukti konkret kolaborasi negara melalui BUMN dalam menghadirkan solusi yang cepat, layak, dan manusiawi bagi masyarakat terdampak.