Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sumatera Barat I, Andre Rosiade, meninjau tujuh titik banjir dan longsor di Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Andre menyambangi sejumlah lokasi pengungsian serta menyalurkan ribuan nasi bungkus dan bantuan tunai kepada warga terdampak.
“Hari ini kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan sekaligus berdialog dengan para korban bencana. Kami turut berduka atas musibah ini. Kepada warga di pengungsian, mohon tetap sabar dan mengikuti instruksi dari Pemerintah Kota Padang,” ujar Andre, Jumat (28/11/2025).
Andre hadir bersama Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Maigus Nasir, Anggota DPRD Sumbar Verry Mulyadi, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Padang Wahyu Hidayat, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Di setiap titik kunjungan, Andre secara langsung membagikan nasi bungkus kepada warga yang mengaku kesulitan memperoleh makanan. Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp5 juta di setiap lokasi terdampak.
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah kawasan permukiman yang terdiri dari sekitar 40 rumah dan masih terendam banjir. Didampingi Camat Nanggalo Amrizal Rengganis, Andre meminta Fraksi Gerindra DPRD Kota Padang untuk menurunkan alat berat guna mengangkat tumpukan kayu yang menghambat aliran air.
“Katanya, tinggi air sempat mencapai loteng rumah. Warga harus tetap mengungsi sampai kondisi benar-benar aman. Aspirasi masyarakat, banjir ini baru tuntas jika Batang Kuranji dinormalisasi. Setelah Batang Kandis selesai, kita perjuangkan normalisasi Batang Kuranji,” ujar politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI tersebut.
Di Pulau Terlena, Kampung Lapai, Andre kembali menyalurkan nasi bungkus serta memberikan semangat kepada warga, termasuk seorang ibu hamil yang berada di pos pengungsian.
“Kita semua harus sabar dan tetap bersemangat,” ujar Andre yang didampingi Sekretaris Jenderal IKM Braditi Moulevey.
Selanjutnya, saat meninjau kawasan Rumah Potong di Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Andre menerima permintaan langsung dari Wali Kota Padang untuk membantu penyediaan alat berat guna memperbaiki intake PDAM yang rusak dan mengganggu pasokan air bersih bagi puluhan ribu pelanggan. Di tengah kondisi banjir dan listrik padam, Andre langsung menghubungi Direktur Utama PT Hutama Karya (HK) Koentjoro untuk mengerahkan tambahan alat berat.
“Beberapa alat berat dari Hutama Karya sudah diturunkan di titik banjir dan longsor di Sumatera Barat. Untuk Kota Padang, nanti akan kita tambah,” kata politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut, yang disambut Camat Koto Tangah Fizlan.
Camat Fizlan kemudian mengajak Andre meninjau sejumlah lokasi lainnya, seperti Gaduang, KPIK, serta kawasan perumahan Lumin Park di Lubuk Minturun yang terdampak banjir bandang dan menyebabkan lima korban jiwa.
Kunjungan Andre ditutup dengan meninjau dua lokasi pengungsian di Sungai Lareh, Koto Tangah, yakni BPSPL Padang dan Masjid Nurul Falah.
“Kami akan terus hadir dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir dan longsor ini,” tegas Andre.
Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang diberikan Andre Rosiade.
“Terima kasih atas kedatangan dan bantuannya. Kami berharap Bang Andre dapat membantu mendatangkan alat berat untuk percepatan perbaikan intake PDAM serta dukungan lainnya dari pemerintah pusat,” ujar Fadly.