Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, menyampaikan bahwa PT Pertamina telah memiliki kesiapan yang cukup matang dalam memastikan ketahanan pasokan BBM menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), baik dari sisi stok maupun distribusi. Menurutnya, pengalaman rutin menghadapi periode serupa setiap tahun membuat Pertamina semakin terlatih. Namun, ada satu hal krusial yang menjadi sorotan: percepatan pengembangan jaringan gas oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk hotel dan restoran.
“Kami meminta PGN bergerak lebih cepat dan memiliki semangat yang sama dengan Pertamina, khususnya dalam mempermudah penyediaan jaringan gas bagi hotel dan restoran di Bali menjelang libur Nataru tahun ini,” ujarnya saat diwawancarai Parlementaria di Denpasar, Provinsi Bali, Jumat (14/11/2025).
Rokhmat menjelaskan bahwa percepatan jaringan gas tersebut memang menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait tingginya kebutuhan investasi dan anggaran khusus. Namun, ia memastikan bahwa Komisi XII akan memberikan dukungan penuh kepada PGN, mengingat pesatnya pertumbuhan sektor perhotelan dan restoran yang membutuhkan akses energi yang lebih efisien.
“Pak Presiden Prabowo menginginkan Indonesia mampu mencapai swasembada energi demi ketahanan energi yang mandiri di masa depan. Ini bukan semata-mata urusan bisnis, tetapi menyangkut masa depan bangsa—masa depan yang lebih maju dan lebih hijau,” tegas Politisi Fraksi Gerindra tersebut.
Ia menambahkan, Komisi XII akan terus mendorong berbagai langkah strategis agar ketahanan energi nasional dapat terwujud, mengingat urgensinya sangat tinggi.
“Kami belajar dari Singapura dan Korea yang mampu menjaga ketahanan energi hingga 90 hari. Pemerintah akan membangun kilang, memperluas jaringan gas, serta melakukan peremajaan armada perkapalan. Semua ini sangat penting agar ketahanan energi kita berkelanjutan ke depan,” tutupnya.