Anggota Komisi IV DPR RI, Endang Setyawati Thohari, menyampaikan kebanggaannya atas capaian produksi beras nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, keberhasilan ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam memperkuat kedaulatan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Endang menilai, komitmen Presiden Prabowo terhadap sektor pertanian kini membuahkan hasil nyata. Dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB di New York, Presiden menyebut Indonesia mencatat produksi beras tertinggi sepanjang sejarah, dengan proyeksi surplus 3,5 juta ton pada akhir 2025.

“Bangga sekali, tahun ini Indonesia mampu swasembada beras. Ini bukan sekadar capaian statistik, tapi bukti keberpihakan Presiden terhadap petani dan kedaulatan pangan nasional,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra ini di Kupang, NTT, Jumat (26/9/2025).

Ia menambahkan, sektor pangan memang menjadi prioritas utama Presiden Prabowo, terlihat dari program subsidi pupuk, perluasan lahan produktif, hingga investasi teknologi pertanian.

“Sejak awal, Presiden Prabowo menempatkan petani sebagai garda depan pembangunan. Ini bukan sekadar janji, tapi kebijakan nyata,” tegasnya.

“Pidato Presiden yang menyatakan kesiapan mengirim beras ke Palestina menunjukkan bahwa ketahanan pangan kita kini tidak hanya cukup untuk dalam negeri, tetapi juga bisa hadir bagi solidaritas global. Ini membanggakan,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat dari dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur, Endang menegaskan dirinya terus mendampingi petani agar program pemerintah tersalurkan maksimal.

“Kami di Komisi IV DPR RI di bawah pimpinan Ibu Titiek Soeharto rutin turun ke lapangan memastikan kesiapan petani berjalan sejalan dengan dukungan pemerintah. Target kita jelas: menjadikan Indonesia macan Asia di sektor pangan,” pungkasnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
X
Telegram
Facebook
Twitter
WhatsApp