Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menegaskan pentingnya penguatan pendidikan jarak jauh sebagai bagian dari program strategis nasional. Hal ini disampaikan dalam kunjungan spesifik Komisi II ke Balaikota Semarang, Jumat (22/8/2025).
Menurut Azis, pendidikan jarak jauh menjadi kunci pemerataan akses pendidikan, tidak hanya di Jawa, tetapi juga di Sumatera dan Kalimantan.
“Pemerintah telah memasukkan pendidikan jarak jauh sebagai program strategis nasional. Ini penting agar kualitas pendidikan bisa dirasakan merata di berbagai daerah,” ujarnya.
Ia menekankan, model pendidikan ini juga menjadi solusi bagi masyarakat di daerah terpencil yang kesulitan mengakses pendidikan tinggi.
“Kalau semua lulusan SMA bisa melanjutkan studi tanpa terkendala jarak, kualitas sumber daya manusia kita akan meningkat signifikan,” tegasnya.
Legislator Gerindra itu menambahkan, pemanfaatan teknologi digital, termasuk artificial intelligence (AI), dapat mendukung penyelenggaraan pendidikan jarak jauh sekaligus meningkatkan efisiensi birokrasi pendidikan.
“Dengan sistem berbasis AI, banyak proses bisa diawasi otomatis dan akurat. Inilah efisiensi yang harus kita dorong,” jelasnya.
Ia menegaskan, digitalisasi di sektor pendidikan sejalan dengan tuntutan era modern. Teknologi tidak hanya menghemat anggaran, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan publik.
“Pemerintah daerah harus cepat beradaptasi agar tidak tertinggal. Dengan teknologi, pendidikan bisa lebih inklusif sekaligus berkualitas,” pungkasnya.