Anggota Komisi XII DPR RI, Rocky Candra, menyoroti persoalan serius tumpukan sampah yang mencemari Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi. Ia menyebut kondisi tersebut telah merusak keindahan alam yang selama ini menjadi daya tarik utama kedua wilayah tersebut.
“Kerinci dan Sungai Penuh dulu dikenal dengan keindahan alamnya. Masyarakat menyebutnya sekepal tanah dari surga. Tapi kini, persoalan sampah yang tak kunjung selesai justru mencemari citra itu,” ujar Rocky dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), di DPR RI, Kamis (15/5/2025).
Politisi Partai Gerindra itu meminta Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq untuk turun langsung ke lapangan guna meninjau kondisi darurat sampah di wilayah tersebut.
Rocky menambahkan, keterbatasan anggaran daerah membuat penanganan sampah sulit dilakukan secara optimal. Ia pun meminta dukungan pemerintah pusat, baik dalam bentuk anggaran negara maupun bantuan melalui program CSR.
“APBD mereka sangat kecil, tidak cukup untuk menangani persoalan ini. Saya mohon agar pemerintah pusat memberikan perhatian lebih, termasuk melalui dukungan anggaran atau CSR,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Rocky menyerahkan proposal pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah untuk wilayah Kerinci dan Sungai Penuh, yang diterima langsung oleh Menteri Hanif di akhir rapat.