Search
Close this search box.

Mulyadi Semprot Dirjen Perhubungan Darat, Minta Segera Realisasikan Pembangunan Terminal di Bogor

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra, Mulyadi menyemprot Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), mengenai pembangunan beberapa terminal di wilayah Bogor.

Legislator partai Gerindra itu menyemprot Dirjen Perhubungan Darat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI pada, Jumat (5/7/2024).

Politisi Gerindra itu pun bahkan sedikit emosi saat menyampaikan soal pembangunan terminal di Bogor, baik terminal Baranangsiang Kota Bogor, maupun terminal-terminal lainnya di Kabupaten Bogor, termasuk terminal tipe A Ciawi.

Mulyadi mengungkapkan, pembahasan pembangunan terminal tipe A di Bogor hingga saat ini belum ada realisasinya.

“Saya curhat sudah dua Dirjen, tapi belum ada realisasinya,” kata Mulyadi.

Anggota DPR RI ini mengaku marah. Dirinya sempat melakukan kunjungan ke terminal-terminal di Bogor dan meminta time table dan action plan cara mengatasi terminal tersebut.

“Saya sampaikan kemarin saat rapat, jadi hanya seremonial retorika,” ucapnya.

Padahal, persoalan terminal itu tengah dibahas di badan anggaran (Banggar) DPR RI. Termasuk memonitor anggaran perhubungan untuk tahun 2025. Dirjen Perhubungan hilir mudik ke seluruh Indonesia, namun permasalahan di depan pintu Jakarta saja tidak teratasi.

“Masalah terminal di Bogor saja tidak bisa, seperti Ciawi, Parung, Cibinong, dan Citeureup,” ujarnya.

Mulyadi juga berharap kepada Dirjen Perhubungan Darat, agar saat ini bisa merealisasikan pembangunan terminal di Bogor.

Facebook
Twitter
WhatsApp