Search
Close this search box.

Srikandi Partai Gerindra Ajeng Wira Wati Harap Pemblokiran KK Perlu Sosialisasi Masif

Bendahara Fraksi Gerindra DPRD Surabaya, Ajeng Wira Wati, menerima aduan warga yang membuat warga resah dan bingung dengan adanya peraturan satu rumah tiga KK. Ia mempertanyakan kenapa peraturan ini dapat meresahkan warga serta seperti apa juknisnya.

“ini juknisnya seperti apa? Kenapa harus ada tiga KK seperti itu,” ujar Ajeng, Kamis (27/6/2024).

Menurut Politisi Partai Gerindra ini, kebijakan tersebut kurang populis karena tidak mempertimbangkan masalah nyata di Kota Surabaya, dimana banyak warganya yang kos atau ngontrak.

“Kebijakan ini kurang bisa melihat permasalahan di Kota Surabaya yang memang banyak yang masih kos, ngontrak dan persyaratannya untuk masuk KK pun juga masih sulit,” jelas Ajeng.

Legislator partai Gerindra ini juga menegaskan kepada Dispendukcapil, dimana tidak hanya mencatat warga yang tidak sesuai domisili, tetapi juga harus hadir memberikan solusi. Ia juga mendesak agar penghapusan KK per 1 Agustus harus menjadi pertimbangan yang matang serta perlu sosialisasi yang masif sehingga warga mengerti akan maksud dari program ini.

“Batas waktu pemblokiran KK per 1 Agustus ini harus disertai dengan sosialisasi dan musyawarah terlebih dahulu antara Disdukcapil dan RT/RW,” ungkap Legislator partai Gerindra ini.

Facebook
Twitter
WhatsApp