Search
Close this search box.

Legislator Gerindra Memerintahkan Dirjen Ketenagalistrikan Agar Segera Evaluasi Program Subsidi Listrik

Saat rapat Komisi VII DPR RI dengan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Bambang Haryadi mengatakan pihaknya memahami paparan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI mengenai besaran subsidi listrik dalam RAPBN TA 2025 sebesar Rp 83,02-88,36 Triliun.

Dalam rapat yang sedang berlangsung, Legislator Gerindra itu menegaskan agar Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI segera melakukan berbagai evaluasi hingga inovasi terkait program subsidi listrik.

”Komisi VII DPR RI dapat memahami paparan Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI terkait besaran subsidi listrik dalam RAPBN TA 2025 sebesar Rp 83,02-88,36 Triliun, yang akan dirinci lebih lanjut pada pembahasan pagu indikatif RAPBN 2025,” tutur Bambang, Jakarta, Senin (3/6/2024).

Evaluasi dan inovasi yang diminta oleh Komisi VII DPR, adalah pemutakhiran data penerima subsidi listrik agar tepat sasaran untuk golongan rumah tangga.

”Komisi VII DPR RI mendesak Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI untuk melakukan evaluasi, mengoptimalkan pengawasan, dan pemutakhiran data penerima subsidi listrik tepat sasaran untuk golongan rumah tangga R-1/450 VA dan R-1/900 VA setiap tahun dilaporkan hasilnya,” tandas Politisi Gerindra itu.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini meminta langkah tegas dan inovatif juga segera dilakukan oleh Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI agar program subsidi listrik tepat sasaran. Hal itu agar mengoptimalisasi program subsidi listrik tepat sasaran pada TA 2024.

”Komisi VII DPR RI mendesak Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI untuk melakukan inovasi kebijakan penerima subsidi listrik tepat sasaran, antara lain: identifikasi penerima subsidi pada meteran listrik,” ujar Bambang.

Facebook
Twitter
WhatsApp