Search
Close this search box.

TransJ Ubah Sistem Antisipasi Antrean Panjang, Adi Kurnia: Kurang Sosialisasi

Anggota Komisi B DPRD DKI Fraksi Gerindra Adi Kurnia tak mempermasalahkan perubahan sistem di Halte TransJakarta. Namun, menurutnya, perlu ada sosialisasi yang panjang sebelum kebijakan itu diterapkan.

“Jangan sampai, niat baik karena kurang edukasi penyuluhan, malah dampak membuat sengsara masyarakat, dan preseden buruk dan buat masyarakat kapok. Misal, ada pengguna yang baru pertama kali terus tiba-tiba antre panjang, jadinya kapok,” kata Adi saat dihubungi, Selasa (4/10).

Menurut Legislator Gerindra, PT TransJakarta perlu melakukan kajian mendalam sebelum menerapkan kebijakan. Jangan sampai, kebijakan yang baik malah dieksekusi dengan buruk.

PT TransJakarta, menurutnya, perlu berpikir panjang soal dampak terhadap masyarakat sebelum mengambil kebijakan.

“Salah satunya itu tadi, kalau tegakkan aturan, aturan yang memakai kan masyarakat. Sosialisasi meski panjang. Harus berkala. Kalau sudah terjadi kayak hini, yang dirugikan masyarakat,” katanya.

Adi mengakui bahwa PT TransJakarta berkembang pesat dan jadi kebanggaan dari masyarakat. “Angkutan kebanggaan Jakarta harusnya hal seperti ini tidak terjadi,” katanya.

Diketahui sebelumnya, sejumlah halte TransJakarta sempat mengalami penumpukan penumpang pada Selasa pagi dan petang. Hal ini dikarenakan mulai diberlakukan sistem satu kartu satu penumpang yang mewajibkan tap in dan tap out.

Facebook
Twitter
WhatsApp